Postingan

Hikayat panji semirang

S atu kerajaan yang mana berita tentang Galuh Cendera Kirana yang mana putri dari Baginda Raja Nata yang amat ta`lim dan hormat kepada orangtuanya akan bertunangan dengan Raden Inu Kini telah terdengar beritanya oleh Galuh Ajeng . Mendengar berita ini Galuh Ajeng sangat teriris hatinya dan menangislah ia mlihat keadaan ini. Melihat hal ini Paduka Liku yang tak lain adalah ayah dari galuh ajeng sangat menyayangkan hal tersebut. Sangat sedih ia melihat tingkah laku putrinya tersebut. Tidak hentinya rasa benci, dengki, serta dendam di dalam hati Paduka Liku sehingga ia berencena untuk membunuh Galuh Cendera Kirana serta Paduka Nata. Ia meracuni makanan yang hendak mereka makan yang mana makanan tersebut telah dipersiapkan oleh dayang-dayang istana. Agar jikalau Galuh Cendera Kirana mati maka pastilah putrinya Galuh Ajeng yang kelak menggantikan posisi Galuh Cendera Kirana untuk ditunangkan dengan Raden Inu Kini begitu pula dengan Raja Nata yang apabila mati, kelak Raja Liku yang akan meng...

koruptor vs pencuri sendal jepit 30 rb

Di suatu persidangan, seorang hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara terhadap Bagus, seorang pemuda berumur 23 tahun. Bagus terbukti bersalah mencuri sepasang sandal di masjid. Bagus: “ Lho , Pak Hakim, sepasang sandal itu hanya berharga Rp 30.000 saja, mengapa saya dihukum 5 tahun penjara? Sedangkan para koruptor lebih ringan hukumannya padahal uang rakyat yang mereka curi jauh lebih banyak!” Hakim: “Anda merugikan satu orang senilai Rp 30.000. Sedangkan koruptor merugikan 200 juta orang dengan korupsi sebanyak Rp 2 miliar. Jika dihitung-hitung, kerugian yang didapat tiap orang hanya Rp 10.” Bagus: “Lalu?” Hakim: “Lalu apa lagi? Nilai tindakan Anda jauh lebih merugikan. Maka Anda saya hukumi lebih berat dari koruptor!” Bagus: (Pingsan)

lingkungan hidup

Pada jaman milenial seperti sekarang ini, membuang sampah sembarangan (khususnya ke sungai) seolah-olah telah menjadi suatu hal yang lumrah. Ditambah lagi banyak orang di kota-kota yang membuang sampah kemanapun mereka suka. Ini dapat terlihat dari banyaknya jumlah saluran sungai yang terhalang oleh banyak sampah dan setiap saat hal ini dapat mengakibatkan bencana banjir. Sebagian pengamat lingkungan membuat kesimpulan bahwa setiap tahunnya jumlah manusia yang membuang sampah di sungai terus bertambah. Manusia juga kurang menyadari bahwa bencana banjir yang menimpa mereka diakibatkan oleh tingkah laku mereka sendiri. Terkadang, bencana banjir juga banyak menelan korban, tidak hanya korban luka-luka tapi juga korban meninggal dunia. Namun hal ini tidak juga membuat mereka sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Manusia harus menyadari bahwa bencana banjir yang terjadi akibat ulah mereka sendiri. Dan mereka harus mempunyai kesadaran dan kedisiplinan untuk membuang sampah pada tempatn...

Perkenalan

Halo nama saya mufid irfan hanif sy tinggal dikota palu,saya bersekolah di sma al azhar mandiri palu kelas 10D,umur sy masih 15 tahun. Selamat datang di blog saya